Acara yang diadakan oleh STIKOM Bekerjasama dengan Pemerintah Kab Semarang digelar pada 19 -20 November 2019 dengan menggandeng 39 perusahaan yang terdiri dari perusahaan industri, perbankan dan jasa keuangan, perhotelan, perdagangan, kontruksi, peternakan dan perkebunan, otomotif, pendidikan, dan medis dengan target perekrutan 2000 orang.
Bupati Kab Semarang menuturkan akan mengedepankan unsur pemerintah, pengusaha dan rakyat untuk membangun kab Semarang berjaya dengan melaui job fair 2019 agar dapat membantu mengurangi penganguran di provinsi Jawa Tengah Khususnya Kab Semarang.
"Situasi sekarang pihak perusahaan ingin bergerak lebih cepat dan lebih baik sehingga keinginan ikut serta job fair 2019 dari target 24 perusahaan menjadi 39 perusahaan,"
Bupati Kab Semarang Dr H Munjirin Spog saat meninjau ke perusahaan peserta job fair 2019 di kampus STIKOM, Selasa (19/11).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi bpk Wahyu Eko Dewo, mengatakan job fair 2019 ini bertujuan untuk memfasilitasi pencari kerja sesuai dengan pengetahuan dan keterampilannya.
"Selain memfasilitasi bagi pencari kerja, job fair 2019 juga bertujuan untuk membantu perusahaan mendapatkan pencari kerja yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan perusahaan, untuk mengetahui kecenderungan tingkat pendidikan dan jenis kelamin, dan mengurangi penganguran Kab Semarang," tuturnya. ( KLF, 06/TGR)

