Vnews.co.id - Purwakarta, Hingga berita ini diturunkan pihak PT Indo Barat Rayon secara resmi belum memberikan keterangan terkait dengan insiden warga yang mengalami keracunan yang diduga akibat menghirup asap yang dikeluarkan melalui cerobong milik PT IBR pada Selasa ( 4/2/2020) malam, sekitar pukul 17.30 Wib.
Akibat insiden itu dikabarkan sedikitnya ada 16 orang yang mengalami mual dan pusing sehingga harus mendapat penanganan medis.
Namun sangat disayangkan pihak IBR terkesan menghindar dari konfirmasi awak media yang hendak mengklarifikasi terkait dengan insiden yang dikabarkan warga keracunan diduga akibat menghirup gas beracun.
GM PT. Indo Bharat Rayon Febri Siahaan ketika dihubungi mengaku sedang ada giat diluar kantor. Ia meminta agar awal media menghubungi Irwan selalu humas.
"Maaf bang, pa Irwan ngak bisa menemui wartawan, karena harus ada janji terlebih dulu, "ujar pihak security yang sedang berjaga, Rabu ( 5/2/2020).
Sementara akibat insiden tersebut sedikitnya ada 16 orang yang mengalami keracunan yang diduga hirup asap beracun. ( red).

