Dengan berpulangnya kerahmat tulloh,Mad pencu mantan penyiar radio di salah satu setasiun radio lokal ini. telah berpulang dini hari tadi sekira jam 1:00 Wib.
Di usia 63 tahun karena sakit yang dideritanya."kamis 24/09/2020.
Penduduk asli asal karang wotan. Di tengah pandemi covid-19. keluarga memilih memakamkan nya dengan seder Hana saja.
Ini di lakukan untuk menghindari kerumunan warga dan yang paling di khawatirkan adalah mudah tertular penyebaran virus covid. Dilarangnya ber kerumunan warga lebih banyak
bisa menjadi penyebabnya.
Siswanto anak dari Alm, mad pencu menuturkan "keluarga kami sedang berduka atas pulang nya bapak pada hari ini. namun kami ikhlaskan kepergian bapak di karenakan sakit paru-paru yang sudah lama di deritanya.
Di tambahkan siswanto, pengusaha bakso dan bengkel sepeda motor ini. keluarga memilih di makam kan secara sederhana saja. untuk menghindari kerumunan dan penyebaran orang lebih banyak,karena suana covid. yang makin menghawatirkan,dan mudahnya tertular ketika ada masa dalam jumlah banyak,kmai sekeluarga jajaga dan mematuhi intruksi pemerintah.pungkasnya.(lukman)
