MENTERI PDTT BERI PENGHARGAAN BUPATI REMBANG ATAS PENDATAAN SDGS TERCEPAT KE 2 -->

MENTERI PDTT BERI PENGHARGAAN BUPATI REMBANG ATAS PENDATAAN SDGS TERCEPAT KE 2

Jumat, 17 September 2021, 5:39:00 PM
Pasang iklan



Vinews.id-Rembang
(17/09/21),Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia pada Jumat 17/09/2021 memberikan sertifikat penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Rembang atas prestasinya dalam menyelesaikan pendataan Sustainable Development Goals (SDGs) tercepat ke-2 se-Indonesia. Sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Kemendes PDTT Halim Iskandar kepada Bupati Rembang Abdul Hafidz di Pendapa Museum Kartini.


Menteri Desa PDTT,Halim Iskandar dalam sambutanya menyampaikan bahwa pemberian penghargaan tersebut adalah bentuk apresiasi kepada Pemkab Rembang atas keberhasilanya dalam melakukan percepatan pemutakhiran data  SDGs Desa. Bentuk apresiasi tersebut menunjukan bahwa Pemkab Rembang sangat paham akan pentingnya data-data di level desa untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.


Lebih lanjut Menteri Desa PDTT yang akrab dipanggil Gus Menteri ini menjelaskan bahwa;salah satu permasalahan yang paling mendesak saat ini adalah pengentasan kemiskinan ekstrim,dimana Presiden Joko Widodo telah menargetkan pada tahun 2024 Indonesia harus bebas dari kemiskinan ekstrem.Meskipun dirasa cukup berat namun pihaknya tetap optimis dengan pendekatan secara mikro melalui level desa.
“Data-data yang sudah dimuktakhirkan inilah yang akan menjadi pintu utama untuk memetakan kemiskinan ekstrem yang ada di desa. Kemiskinan ekstrim paling tidak ada dua klaster, pertama mereka yang multi dimensi. Artinya mereka yang miskin, difabel, tidak ada keluarga, tanpa skill,” jelasnya.




Sementara itu, Bupati Hafidz menyebutkan kemiskinan di Kabupaten Rembang saat ini masih tinggi, yakni dikisaran 15,6 persen. Meskipun tren dari tahun ke tahun mengalami penurunan dari tahun 2016 sebesar 19,5 persen.


Bupati berharap dengan program pemuktakiran data SDGs Desa ini ke depan dapat  meningkatkan kesejahteraan di masyarakat. Sehingga kemiskinan dapat segera teratasi.

“Program dan terobosan baru dari Pak Menteri ini sangat bagus dan mudah-mudahan bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat serta dapat mengantarkan Kabupaten Rembang bukan lagi menjadi daerah tertinggal, tetapi menjadi daerah berkembang. Syukur bisa menjadi daerah yang maju,” pungkasnya.


Orang nomor satu di Rembang itu menyebut, dalam pemuktakiran data SDGs Desa tercatat jumlah survei individu sebanyak 625.761 ribu, survei Kepala Keluarga (KK) sebanyak 214.244 KK, survei RT sebanyak 3377 RT, dan survei Desa sebanyak 287 desa. Dengan melibatkan kelompok kerja (pokja) sebanyak 5.000 orang.
Menteri Desa , Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia dan Bupati Rembang juga menyempatkan diri untuk menyapa para relawan SDGs Desa dan Pemerintah Desa melalui zoom meeting.(Diri)

TerPopuler