Rembang,Vnews.id||Karena kenampakan dinding SD jambangan tampak kuat , maka tiap tahun mengajukan rehab terabaikan oleh pemerintah daerah , siswa tidak nyaman gegara ruang kelas dan ruan WC rusak parah.
Dindikpora Rembang setiap tahunya mengintruksikan semua KS ( Kepala Sekolah) agar melaporkan semua kerusakan yang ada di sekolah masing - masing lewat Dapokdi secara online ke pemerintah pusat agar teranggarkan pada dana DAK untuk tahun berikutnya.
Tapi sayang, gedung SD N Jambangan Unit 1 yang terenovasi tahun 1998 ini selalu terabaikan.
Penyurvay yang datang dari Dindikpora Kabupaten Rembang maupun dari tingkat provinsi tertivu dengan keadaan dinnding yang begitu kuat.
Padahal gedung SD jambangan Unit 1 ini ,atap wuwung atas sudah tidak nyaman , tiap musim hujan diruang kelas jadi banjir, plapon banyak yang lapuk, ditambah lagi ruang WC akan ambruk.
" Mengapa gedung SD jambangan Unit 1 dan WC ini tidak tersentuh Rehab Pak? ", tanya awak Media.
Wariso S.Pd. selaku Kepala Sekolah membeberkan "Saya disini KS yang baru, menurut keterangan para guru disini , tiap tahunya sudah mengajukan Rehab , bahkan sudah dicantumkan pula di dalam Dapokdi , tapi tiap di survay selalu terabaikan" jelasnya.
"Setelah saya adakan kompermssi alasannya gedung masih baik" pungkasnya.
Aris selaku guru tertua di SD Jambangan juga membenarkan dari keterangan Kepala Sekolah, tiap di survay selalu gagal
" Seandainya penyurvay datangnya di musin penghujan mukin bisa menindak lanjuti, karena tahu fakta yang sebenarnya, apa lagi keadaan WCnya sangat menyedihkan dan tidak layak pakai" tambahnya
Para siswa merasa tidak nyaman, apa di saat angin kencang ke WC tidak berani.
Penulis ,Diti VNew id


