Semua sekolah Laksanakan, Kegiatan belajar mengajar Tatap Muka -->

Semua sekolah Laksanakan, Kegiatan belajar mengajar Tatap Muka

Selasa, 07 September 2021, 8:25:00 AM
Pasang iklan





Rembang-ViNews.id||
Proses pembelajaran daring yang sudah berlangsung selama kurang lebih satu tahun setengah akibat pandemik Corona Virus Disease 2019 (Virus Covid-19) selama ini telah menimbulkan beberapa masalah dan perubahan.


karakter;diantaranya banyak peserta didik yang mengeluh karena pembelajaran berbasis online membuat mereka kurang paham akan materi-materi pembelajaran yang disampaikan,kurang memiliki dukungan dan fasilitas yang memadai untuk mengikuti pembelajaran secara daring dan membuat siswa merasa jenuh dalam belajar;akibatnya para siswa melepaskan kejenuhanya dengan bermain permainan online yang ada di HP dan mengabaikan perintah orang tua,pun para orang tua/wali murid juga ikut merasa jenuh baik secara mental maupun fisik dengan kondisi seperti ini, dimana anak-anaknya semakin sulit dikendalikan dalam bermain HP sehingga abai dalam belajar.


Maka ketika Pemerrintah Pusat mengeluarkan kebijakan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2-3 di Pulau Jawa-Bali hingga 6 September 2021 pada tanggal 30 Agustus 2021 ditanggapi dengan pesimis dan setengah keputusasaan oleh warga masyarakat Kabupaten Rembang .

Di tengah rasa keputusasaan dan pesimis masyarakat dalam menghadapi pandemik Covid-19 yang tak kunjung usai, ternyata ada kabar gembira bagi warga Kabupaten Rembang, dikarenakan Kabupaten Rembang mengalami penurunan dari PPKM level 3 ke level 2.Hal itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 38 Tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali.


Dengan adanya PPKM level 2, menjadikan beberapa perubahan kebijakan diantaranya supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang dulunya dibatasi sampai jam 20.00 dengan kapasitas pengunjung 25% sekarang bisa sampai jam 21.00 dengan kapasitas pengunjung 75%, sedangkan Pasar Rakyat yang dulunya hanya beroperasi sampai pukul 17.00 dengan kapasitas 50% sekarang bisa buka sampai pukul 18.00 dengan kapasitas maksimal 75%.

Sementara itu kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan diizinkan buka dengan kapasitas 50%.

Selain itu dalam bidang pendidikan, pembelajaran tatap muka (PTM) yang sebelumnya terbatas 50% dari ruang kelas, saat ini diperbolehkan 62% sampai dengan 100%.


Kebijakan dibidang pendidikan ini direspons positif dan sangat antusias oleh civitas akademika,tokoh masyarakat dan orang tua wali murid yang ada di wilayah Kecamatan Sarang untuk melaksanakan PTM,pasalnya para tenaga pendidik dan anak didik sudah lama tidak saling bertemu terutama kelas 1 dan 2 yang belum bertemu teman dan gurunya secara langsung.


Wariso,SPd, Kepala Sekolah SD Negeri Jambangan Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang yang sudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan PTM sejak tanggal 01 September 2021 saat ditemui awak media ViNews.id menuturkan bahwa “kegiatan PTM ini atas permintaan orang tua/wali murid , mereka dengan sadar dan tanpa paksaan membuat Surat Pernyataan yang isinya siap melaksanakan protokol kesehatan ala covid-19 secara ketat serta menbudayakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).Ditambahkan lagi oleh Wariso bahwa kegiatan belajar mengajar dengan PTM di sekolahanya ini hanya berlangsung dua jam yaitu masuk pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 09.00 WIB (Diri)

TerPopuler